Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) melaksanakan kegiatan membumikan BK di Bumi Masenrempulu dengan beberapa rangkaian kegiatan:

Pertama, Membumikan Bimbingan Konseling, UNIMEN resmi Launching Aplikasi KonselorMU

Dalam kesempatan tersebut Kepala Program Studi (Kaprodi) Bimbingan Konseling Universitas Muhammadiyah Junaedi Mahyuddin menyampaikan bahwa ada beberapa rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan. Pra Launching membumikan bimbingan konseling diantaranya adalah Menggelar kegiatan Ruang Sedekah Ekspresi dan Insya Allah Sabtu Malam akan dilanjutkan dengan kegiatan ngamen amal sebagai cara kreatif mahasiswa dalam memperoleh dana tambahan yng akan digunakan dalam kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Desember mendatang yakni membumikan BK di Bumi Massenrempulu dengan mengusung tema “Membaca Budaya-Menata Era Digital.

“Adapun rangkaian kegiatan yang kami akan laksanakan adalah di hari pertama tanggal 27 Desember 2021 adalah pembukaan yang sekaligus Launching Cyber Counseling “KonselorMU” yang dimana yang kami launching kan ini merupakan hasil karya salah satu Mahasiswi Kami yang bernama Nur Aina yang telah selama 1 semester belajar secara daring di UAD Jogjakarta. Yang dimana hasil karya tersebut merupakan Implementasi Program Merdeka Belajar-Kurikulum Merdeka.

Selanjutnya dengan penandatanganan MoA dengan Pemerintah Desa Rossoan sebagai desa Binaan Prodi Bimbingan dan Konseling yang nantinya akan akan melaksanakan kegiatan Hima Masuk Kampung.

Kedua, di hari Selasa pada tanggal 28 Des 2021 akan menggelar kegiatan Workshop dan Seminar yang mengangkat pendekatan Bimbingan dan Konseling yang bernuansa Budaya Lokal (Massenrempulu) dan Sulsel.

Semua pemateri dalam kegiatan ini adalah putra daerah Massenrempulu yang telah mengangkat budaya Massenrempulu dalam kajian Ilmiah (tugas akhir) pemateri pertama adalah Zulfikri, M.Pd yang akan membahas tentang “Analisis Nilai Maccera Manurung dan implementasinya dalam bimbingan Konseling”, pemateri kedua adalah Musdin Muzakkir, S.Pd yang akan membahas tentang Model Bimbingan Kelompok berbasis nilai mattaratte untuk meningkatkan karakter siswa, sedangkan pemateri Workshop adalah M.Yunus Sudirman, M.Pd yang akan membahas tentang pelatihan Bibliokonseling Bermuatan Nilai Etika Pappaseng Bugis untuk meningkatkan Kecakapan sosial dalam Langkah Konseling model KIPAS.

Ketiga, Di hari ketiga, 29 Des 2021 akan melaksanakan Webinar nasional Bimbingan Konseling yang sebagai pemateri utama adalah Prof. Dr.Mappiare, AT., M.Pd (Guru Besar Universitas Negeri Malang) yang mengangkat tema Model Konseling KIPAS), pemateri pendamping adalah Dr. Mardi Lestari, M.Pd (Dosen UNTAD Palu) yang akan membahas Memaknai Pesan Damai Manusia Bugis “Pappaseng to riolo” bagi mahasiswa”, Muh Azwar , M.Pd (Dosen STKIP Muhammadiyah Barru) yang membahas materi tentang Tudang Sipulung sebagai strategi budaya konseling model KIPAS bagi anak remaja dan terakhir Muhammad Junaedi Mahyuddin, M.Pd (Dosen BK UNIMEN) yang akan membahas materi Efektivitas Bimbingan Kelompok Berbasis Nilai Budaya Siwalippari untuk meningkatkan Empati.

“Kami berharap nantinya kegiatan yang kami laksanakan ini dapat menghadirkan ilmu BK pada masyarakat Enrekang. Secara terkhusus Aplikasi Cyber counseling yang diciptakan oleh mahasiswa kami KonselorMU dapat menjadi ruang konseling bagi masyarakat khususnya anak remaja yang ingin mengkonsultasikan masalahnya pada konselor yang profesional,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan juga bahwa kegiatan selanjutnya yang akan dilaksanakn adalah Hima Masuk Kampung dimana mahasiswa yang tergabung dalam Hima Prodi Bimbingan dan Konselimg nantinya akan masuk Desa Rossoan yang akan mengimplementasikan apa yang telah mereka dapatkan selama kuliah di kampus. “Ada banyak rangkain kegiatan yang akan mahasiswa kami akan lakukan di HIMA masuk Desa. Ada Bimbingan belajar, Bimbingan Pribadi dan sosial, Bimbingan Karir, Dialog Pemuda dan Masih banyak lagi dengan harapan sesuai dengan tema yang kita usung yakni membumikan Bimbingan Konseling kami berharap bimbingan dan konseling terebut betul-betul dapat diaplikasikan khususnya yang berada di kabupaten Enrekang dan lebih khusus lagi Masyarakat yang ada di Sulawesi Selatan.

Reporter : Team Media Unimen.