Dosen UNIMEN Tembus Top 5000 Scientist di Indonesia

Enrekang – Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN) kembali menorehkan prestasi. Kali ini salah satu Dosen UNIMEN Dr. Elihami, S.Pd.,M.Pd.I berhasil mencatatkan namanya dalam jajaran Top Scientist in the World: Single Year Impact 2021-2022 yang baru dirilis oleh Stanford University dan Elsevier Report “AD Scientific Index 2022 Version 1”, belum lama ini.

Berdasarkan pemeringkatan tersebut, Dosen PNF, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNIMEN ini tercatat sebagai 261 (Country) dari Top 5000 Scientist di Indonesia sumber data AD Scientific Index Ltd. World Scientists and University Rankings 2022.

Elihami mengungkapkan, jumlah sitasi tersebut diperoleh selama 5 tahun dari indeksasi Google Schoolar (jurnal, buku dan paper conference) yang giat ia publikasikan dalam kiprahnya sebagai peneliti sekaligus pendidik mulai tahun 2011. Namun, baru sangat produktif menulis dan publikasi pada tahun 2016 di Universitas Muhammadiyah Enrekang.

“Adapun untuk rentang tahun 2016 hingga 2022, total publikasi yang saya lakukan ialah sebanyak 258 publikasi yang terdiri dari artikel, buku dan prosiding.

Fokus penelitian yang dilakukan oleh Kepala LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang ini ialah pada bidang History, Philosophy, Theology (Islamic Education).

Salah satu penelitian termutakhirnya saat ini adalah “The Trend of “Independent Learning Independent Campus”: Teaching Model of Islamic Education through bibliometrics mapping in 2021-2022”. Terbit sinta 2.

Beliau mengungkapkan, motivasi utamanya dalam membuat publikasi ialah Hasil karyanya dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat di Indonesia maupun secara global.

Selain itu, Elihami juga mengungkapkan pentingnya peran kolaborasi sebagai kunci suksesnya dalam melakukan publikasi artikel ilmiah. “Selain berkolaborasi dengan mahasiswa bimbingan, Dosen antar Perguruan Tinggi Muhammadiyah, teman organisasi di bidang riset beliau juga berkolaborasi dengan peneliti dari berbagai negara seperti Filipina dan Malaysia.

Karenanya, Elihami juga berharap prestasinya ini dapat memotivasi rekan akademisi lainnya untuk terus berkarya, dan membawa nama baik Indonesia di mata dunia.

“Mudah-mudahan dapat menjadi api pemantik bagi teman-teman dosen, khususnya di UNIMEN dan seluruh Indonesia, untuk mengejar ketertinggalan dan melangkah maju ke depan.

Reporter : Team Media Unimen